Aangsunu's Blog

Pegadaian di Mal Cukup Diminati

Posted by aangsunu on 16 July 2010

LAYANAN Perum Pegadaian di pusat belanja atau mal yang buka pada hari Minggu cukup diminati oleh nasabah. Seperti yang terlihat di Mal Ambasador, Jakarta Selatan, dan ITC Cempakaputih, Jakarta Pusat. Meski hilir mudik nasabah yang datang tidak seramai di kantor cabang Perum Pegadaian.
Kantor Pegadaian di kedua pusat belanja itu tidaklah terlalu besar jika dibandingkan dengna kantor unit pelayanan cabang (UPC). Namun lokasi yang berada di pusat keramaian itu cukup diminati oleh nasabah. Layanan yang diberikan adalah gadai barang berupa perhiasan emas dan emas. Itu dikarenakan kantor yang tidak terlalu besar.
Petugas yang bekerja di kantor itupun juga tidak banyak seperti di kantor cabang Perum Pegadaian. Jumlah petugas yang bekerja hampir sama dengan jumlah petugas di kantor UPC. Sekitar dua hingga tiga petugas yang melayani nasabah.
Salah seorang petugas di salah satu mal itu mengatakan, jumlah nasabah pada hari Minggu di mal cukup banyak dibandingkan di kantor UPC yang buka hanya sampai hari Sabtu. Meskipun layanan yang diterima di pusat belanja hanya dapat melayani gadai emas atau perhiasan. Untuk layanan itu belum dapat karena keterbatasan tempat penyimpanan.
“Umumnya di sini melayani gadai perhiasan karena tempatnya yang terbatas. Tidak mungkin kami melayani gadai kendaraan bermotor. Mengenai nasabah yang datang seperti beragam. Tidak hanya karyawan gerai. Tetapi pengunjung yang sering datang ke mal,” kata petugas itu.
Manajer Humas Perum Pegadaian Irianto secara terpisah mengatakan, bukanya Pegadaian pada hari Minggu di pusat belanja atau mal cukup diminati oleh nasabah. Nasabah yang datang ke Pegadaian pada hari Minggu itu tidak hanya para karyawan atau pekerja yang bekerja di pusat belanja itu saja. Namun banyak nasabah dari sekitar pusat belanja yang datang untuk mencari atau membutuhkan dana pinjaman dengan segera.
“Konsep ini untuk memenuhi keinginan nasabah yang hanya mempunyai waktu pada hari Minggu saja. Maka dibukalah layanan pada hari Minggu di pusat belanja. Karena di mal maka jam buka layanan ini mengikuti jam operasional mal. Rata-rata mal buka jam 10.00 hingga malam hari. Kami ikuti jam operasional itu,” kata Irianto.
Mengenai omzet, kata Irianto, Pegadaian yang buka pada hari Minggu cukup baik. Rata-rata omzet tahunan kantor Pegadaian di pusat belanja bisa mencapai ratusan juta rupiah setiap tahunnya. Sedangkan kantor Pegadaian di mal berstatus sewa.
Sementara untuk kantor cabang konvensial belum ada rencana buka pada hari Minggu. Irianto mengatakan, hal itu sebelumnya pernah dilakukan di tahun 1990-an dan program itu tidak dilanjutkan karena saat itu tidak banyak nasabah yang datang ke kantor cabang tidak banyak.
Beberapa waktu lalu, Direktur Utama Perum Pegadaian Chandra Purnama mengatakan, perusahaan akan terus membuka cabang-cabang karena target pasar masih sangat besar. Dia mengatakan, konsep untuk membuka cabang-cabang baru adalah dekat dengan pusat keramaian. Pusat keramaian yang dibidik adalah kompleks perumahaan dan pasar.
Apalagi, kata Chandra, jangankan secara nasional, jumlah pasar di Jakarta cukup banyak dan belum tergarap. Sehingga peluang untuk membuka cabang di pasar atau pusat belanja sangat besar. (ang)

About these ads

One Response to “Pegadaian di Mal Cukup Diminati”

  1. me said

    ini hanya untuk gadai emas saja? gadai elektronik tidak bisa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: