Aangsunu's Blog

  • June 2010
    M T W T F S S
        Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  

Golden Paviliun, Kuil Emas di Kyoto

Posted by aangsunu on 5 June 2010

December 29th, 2007 by aangsunu

SETELAH menempuh perjalanan selama satu jam dari Kota Osaka, akhirnya sampai juga di Kota Kyoto. Kyoto sering juga disebut kota 1.000 kuil. Karena di kota yang dibangun tahun 794 Masehi itu terdapat ribuan kuil, baik berukuran kecil maupun besar. Kyoto juga sempat menjadi ibukota Kekaisaran Jepang sebelum berpindah ke Tokyo.
Ada beberapa tempat yang menjadi pilihan untuk dikunjungi di Kyoto. Salah satunya adalah Kinkakuji. Kinkakuji sering disebut Golden Temple atau Golden Paviliun. Atau juga disebut Golden Temple – Kinkakuji. Ya, bangunan temple atau kuil itu dilapisi emas. Bangunan itu terdiri dari tiga lantai. Termasuk di bagian puncak terdapat seekor burung yang juga dilapisi emas.
Setelah bus yang membawa rombongan, berjumlah 30 orang termasuk Warta Kota atas undangan dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM), dari Kota Osaka tiba di areal parkir pada hari Sabtu (27/10), disambut dengan gerimis. Sejak berangkat dari Osaka hingga ke Kyoto perjalanan diwarnai dengan turunnya hujan rintik-rintik.
Setelah beberapa langkah menuju ke pintu gerbang Kinkakuji, kin dalam bahasa Jepang berarti emas, hujan akhirnya berhenti. Rombongan pun masuk ke kompleks paviliun itu. Sachiko Shima, pemandu tur, mengatakan, saat masuk dan keluar dari kompleks akan melalui pintu gerbang berbeda. Meski pintu masuk dan keluar berbeda tidak perlu kuatir tersesat. Para pengunjung hanya mengikuti jalan yang ada di dalam kompleks sebagai penuntun untuk menuju pintu keluar.
Tidak lama berselang, hujan kembali turun. Meski hujan turun, tidak menyurutkan pengunjung untuk melihat Golden Paviliun itu. Untung turunnya hujan tidak lama. Para pengunjung pun tidak hanya dari luar Jepang. Dapat dikatakan pengunjung terbanyak justru datang dari Jepang alias wisatawan domestik. Termasuk para pelajar juga mendatangi tempat itu, yang disebut dengan school trip atau di Indonesia lebih dikenal dengan study tour.
Bangunan itu berada di pinggir danau buatan. Di danau itu hidup ikan koi. Di tengah danau itu dibuat pulau-pulau kecil. Namun pengunjung tidak masuk ke dalam kuil. Di pinggir kuil diberi pembatas dari bambu. Pengunjung hanya dapat menyaksikan dan berfoto dari luar bangunan
itu.
Kuil ini dibangun pada tahun 1394 oleh Yoshimitsu, Shogun Ashikaga ketiga. Bangunan ini berlokasi di perbukitan Kitayama, sebelah utara Kyoto. Akan tetapi, kuil yang berdiri saat ini bukanlah bangunan aslinya. Bangunan asli itu sudah terbakar habis di tahun 1950. Kuil itu terbakar, kabarnya, akibat ulah biarawan Budha yang sakit jiwa. Meski demikian, tempat itu tetap menarik untuk dikunjungi.
Setiap lantai dari kuil itu mempunyai nama berbeda. Lantai pertama dalam bahasa Jepang disebut Ho-sui-in. Lantai itu dipakai sebagai ruang pertemuan. Lantai kedua diberi nama Cho-on-do, lantai ini dimanfaatkan sebagai ruang berdoa atau sembayang. Dan di lantai ketiga mempunyai nama Kukkyo-cho, yang dimanfaatkan sebagai ruang istirahat.
Di dalam kompleks itu terdapat beberapa bangunan berupa rumah-rumah. Rumah kecil itu mempunyai fungsi berbeda, diantaranya untuk minum teh. Shima mengungkapkan, di tempat itu, konon, juga dihuni ular putih. Bila dapat melihat ular putih, yang melihat akan mendapatkan rejeki yang bagus. Selama mengitari kompleks itu juga terdapat satu tempat untuk melempar uang. Jika uang dilempar dan masuk ke dalam semacam mangkuk dapat membawa kehidupan yang lebih baik.
Untuk masuk ke kompleks kuil itu cukup membayar 400 Yen (Rp 32.000) bagi orang dewasa dan 300 Yen (Rp 24.000) bagi anak-anak. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: