Aangsunu's Blog

  • June 2010
    M T W T F S S
        Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  

Suku Cadang Palsu Kanker Bagi Mesin

Posted by aangsunu on 29 June 2010

MELEJITNYA harga komponen membuat celah untuk membuat komponen palsu dengan harga murah. Ulah pembuat dan pengedar palsu itu membuat gerah para agen tunggal pemegang merek (ATPM). Apalagi peredaran onderdil palsu itu tidak  hanya di Jakarta saja, tetapi di seluruh Indonesia.
Beberapa waktu lalu Mabes Polri pun sempat menggrebek pembuat dan pengedar suku cadang palsu. Bahkan peredaran suku cadang asli tapi palsu itu beredar di toko- toko onderdil. Peredaran suku cadang palsu itu bisa marak karena kemasan onderdil palsu itu sangat mirip dengan aslinya.
Pemalsuan suku cadang itu banyak dilakukan terhadap suku cadang yang bersifat fast moving atau masa kegunaan cepat habis. Seperti kampas rem, filter oli, filter bensin, saringan udara, busi, hingga pelumas. Lalu bagaimana pengaruh suku cadang palsu itu terhadap mesin atau komponen lainnya?
Menurut R Jaelani, penanggung jawab Bengkel Restu, peredaran suku cadang palsu itu karena juga ada permintaan dari konsumen atau pemilik mobil. Walaupun penggunaan suku cadang palsu bisa mengurangi kemampuan kinerja mesin atau komponen lainnya.
“Sebenarnya pengguna mobil sudah tahu kalau menggunakan komponen palsu akan mempengaruhi kinerja mesin atau komponen lain. Misalnya menggunakan kampas rem palsu. Secara kasat mata kampas rem palsu dan asli sama. Tetapi kemampuan kerjanya berbeda. Apalagi rem merupakan komponen vital dalam berkendara. Kalau kemampuan daya cengkeram berkurang tidak menutup akan terjadi kecelakaan,” kata Jaelani.
Untuk bagian mesin, kata H Garyadi supervisor Bengkel Abadi Motor, pemalsuan pelumas atau oli juga cukup marak. Penggunaan pelumas palsu mengurangi kemampuan kinerja mesin. Secara sederhana oli berfungsi melumasi komponen mesin sehingga gesekan antar komponen bisa terlewati. Bila kerja pelumas tidak baik tidak mustahil gesekan itu akan membuat komponen menjadi rusak.
Begitu juga fungsi dari saringan atau filter seperti filter oli dan filter udara. Garyadi mengatakan, filter oli berperan untuk menyaring oli dari sisa pembakaran sehingga harus mempunyai kemampuan untuk menyaring kotoran. Menggunakan filter oli palsu kemampuan untuk menyaring sisa kotoran tidak maksimal.
“Filter oli palsu hanya memiliki satu lapisan untuk menyaring kotoran. Sedangkan yang asli lebih dari itu. Sisa kotoran yang tidak dapat tersaring itu bisa masuk lagi ke dalam mesin. Akibat jangka panjang komponen mesin akan terganggu. Pengaruh suku cadang palsu biasanya berdampak pada jangka panjang,” kata Gayardi.
Soal harga, kata mereka, suku cadang palsu lebih murah dibandingkan dengan suku cadang asli. Namun pemalsuan onderdil semakin canggih dengan kemasan yang mirip itu harga yang murah dipakai sebagai harga diskon. Atau menggunakan dalih untuk menghabiskan stok.
Jaelani mengatakan, untuk meminimalkan kerugian karena membeli suku cadang palsu dapat melihat kemasan dan suku cadang yang dibeli. Pemilik kendaraan bisa meminta kepada penjual untuk mengeluarkan suku cadang itu dari kemasan. Untuk onderdil orisinil umumnya mempunyai bentuk yang rapi. Sedangkan pada bagian kemasan suku cadang asli mempunyai hologram.
“Saya pernah menemukan kampas rem motor palsu. Memang kemasan kampas rem ini tidak bisa dibuka karena kemasasan dipres. Dengan model dipres itu kampas rem itu seperti terikat kuat pada kemasan. Yang palsu itu kampas itu rem itu tidak terikat kuat di kemasan,” kata Yudi, mekanik bengkel khusus sepeda motor Honda itu. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: