Aangsunu's Blog

Pasar Pelumas Naik Hingga 40 Persen

Posted by aangsunu on 1 July 2010

Produsen pelumas, PT Castrol Indonesia, memperkirakan pertumbuhan penjualan pelumas akan meningkat pada tahun ini. Bahkan penjualan pelumas pada kuartal I/2010 tumbuh hingga 45 persen lebih dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Marketing Direktur PT Castrol Indonesia Budi Janto mengatakan, penjualan pelumas diprakirakan masih akan terus tumbuh meskipun penjualan pelumas tidak mengikuti atau berbanding sama dengan angka penjualan otomotif. Namun peluang pasar pelumas di Indonesia masih terus bertambah dan berkembang.
“Pada tahun 2009 penjualan pelumas meningkat hingga 40 persen dibandingkan tahun 2008. Meskipun pada tahun 2008 ada krisis dan imbas dari krisis itu tetap terasa di tahun 2009. Tetapi penjualan pelumas masih bisa meningkat hingga 40 persen,” kata Budi di Jakarta, Jumat (7/5).
Namun Castrol tidak dapat menyebutkan jumlah secara kuantitas penjualan pelumas di Indonesia. Budi mengatakan, untuk menentukan pangsa pasar pelumas di Indonesia masih ada kendala dalam data dari masing-masing perusahaan. Hal ini berbeda dengan produk lain yang mempunyai data, dan dikumpulkan untuk diolah data tersebut.
“Hal ini yang membuat kami sulit untuk menentukan atau menyebutkan pangsa pasar secara detail. Kami hanya dapat katakan pangsa pasar terbesar pelumas di Indonesia tetap didominasi oleh PT Pertamina. Setelah itu Top One Oli dan Castrol. Yang pasti pasar akan terus naik setiap tahun sebesar 10 persen,” kata Budi.
Untuk memperkuat pasar pelumas di Indonesia Castrol merilis pelumas baru, yakni  Castrol GTX Modern. Pelumas itu merupakan pengembangan Castrol GTX yang sebelumnya sudah diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2007. Passenger Car Oil Marketing Manager PT Castrol Indonesia Augustnine Adrianto mengatakan, pelumas baru ini dijual dengan harga Rp 40.000 dalam kemasan 1 liter dan Rp 156.000 dalam kemasan 1 galon (4 liter).
Augustnine mengatakan, target dari pelumas baru ini dapat terserap sebanyak-banyak di pasar pelumas di Indonesia. Alasannya pasar pelumas di Indonesia masih sangat besar. Meskipun penjualan pelumas itu tidak berbanding sama dengan penjualan mobil.
“Penjualan mobil naik 30 persen, tidak secara otomotis penjualan pelumas juga naik 30 persen. Apalagi mobil-mobil sekarang mempunyai jangka penggantian pelumas juga sudah berubah. Sebelumnya rata-rata 5.000 km, sekarang oleh ATPM menjadi 10.000 km. Tetapi peluang pasar pelumas tetap besar dan terus bertambah,” kata Augustnine. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: