Aangsunu's Blog

Chairul Tanjung Beli Carrefour Indonesia

Posted by aangsunu on 2 July 2010

Para Group melalui Trans Corp mengakusisi saham PT Carrefour Indonesia sebanyak 40 persen dengan nilai akusisi lebih dari Rp 3 triliun. Dengan akusisi saham sebanyak itu Trans Corp menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan retail itu. Akusisi itu diumumkan langsung oleh Chairul Tanjung, pemilik Para Group, Jumat (15/4).
Chairul mengatakan, sebelum pengumuman akusisi yang didahului rapat umum pemegang saham itu Trans Corp telah melakukan pembicaraan dan penandatangan penjualan PT Carrefour Indonesia di kantor pusat Carrefour di Perancis tanggal 12 Maret 2010. Penandatangan itu dilakukan oleh CEO Carrefour Group, Lars Olofsson, dan Chairul Tanjung.
“Pembelian saham ini adalah langkah awal kami sebagai perusahaan nasional untuk membeli perusahaan multinasional. Selama ini yang sering terjadi perusahaan multinasional membeli perusahaan nasional. Dengan akusisi ini kami ingin bersinergi degan perusahaan-perusahaan yang ada di Para Group,” kata Chairul.
Chairul berkeinginan pembelian perusahaan retail ini akan memberikan kesempatan kepada semua pelaku usaha, mulai dari UKM, nelayan, petani, dan peternak untuk dapat menjual produknya di Carrefour. Termasuk para komunitas kecil seperti ibu rumah tangga dan PKK juga bisa berusaha di Carrefour. Untuk komunitas kecil itu juga telah disiapakan proyek percontohan melalui community development yang ditangani oleh Psikologi Sarlito Wirawan.
Komunitas itu akan diberikan tempat dengan nama Pojok Rakyat. Pojok Rakyat ini, kata Chairul, akan ada di semua gerai Carrefour di Indonesia. Yang menjadi target adalah komunitas ibu rumah tangga atau PKK yang berada dalam radius tertentu dari lokasi gerai. Sebagai proyek percontohan akan dibuat di gerai yang berlokasi di Lebakbulus, Jakarta Selatan.
Sarlito Wirawan mengatakan, sebelum itu Pojok Rakyat berjalan telah dilakukan survey di Jakarta, dan kedepanya survey juga akan dilakukan di luar Jakarta yang terdapat gerai Carreforur. Dalam survey itu berdasarkan mengenai anggapan bahwa perusahaan retail menjadi momok bagi pedagang pasar tradisional. Hasil survey menunjukkan bahwa pasar tradisional dan pasar ritel modern mempunyai segmen berbeda. Termasuk lokasinya yang tidak terlalu dekat.
“Kecuali yang ada di Blok M. Di lokasi itu memang sebelumnya merupakan pasar tradiosional. Secara umum masing-masing pasar itu mempunyai segmen tersendiri dan kebutuhan sendiri. Hasil lainnya adalah para pedagang pasar tradisional juga ingin mendapatkan bantuan dari Carrefour. Mulai bagaimana membuat kemasan yang menarik, pemasaran, hingga cara mendapatkan modal usaha,” kata Sarlito.
Konsorsium
Untuk pembelian saham sebanyak 40 persen itu Trans Corp mendapatkan dana pinjaman dari konsorsium perbankan sebanyak empat bank. Keempat bank itu, kata Chairul, adalah bank asing yang mengucurkan dana pinjaman sebesar 350 juta dolar AS. Keempat bank asing itu adalah Credit Suisse, Citibank, JP Morgan, dan ING.
“Secara detail mengenai nilai pinjaman dan akusisi itu saya tidak memegang datanya. Yang pasti nilai akusisi itu lebih dari 300 juta dolar atau lebih dari Rp 3 triliun,” kata Chairul.
Dengan menjadi pemegang saham terbanyak maka Trans Corps mempunyai hak untuk menempatkan empat orang di jajaran komisaris dan dua orang di jajaran direksi. Jajaran komisaris antara lain Chairul Tanjung sebagai Presiden Komisaris, S Bimantoro dan AM Hendroprioyono sebagai komisaris. Chairul mengatakan, komisaris lainnya dan dua direksi masih dicari.
Sementara itu Presiden Direktur Carrefour Indonesia Shafie Shamsuddin mengatakan, pada 2010 jumlah gerai Carrefour akan bertambah menjadi 13 gerai baru. Sampai saat ini jumlah gerai yang sudah ada sebanyak 79 gerai. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: