Aangsunu's Blog

Motor Seken Masih Bisa Diandalkan

Posted by aangsunu on 2 July 2010

PARA pedagang motor seken memprakirakan penjualan motor seken pada tahun 2010 akan membaik dibandingkan tahun 2009. Mereka memprakirakan penjualan akan meningkat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang membaik, serta permintaan motor seken yang tetap tinggi.
Harga motor baru juga mempengaruhi permintaan motor seken. Selisih harga yang cukup banyak antara motor baru dan motor seken membuat motor seken menjadi pilihan. Belum lagi sarana transportasi massal di Jakarta dan sekitarnya masih semrawut, sehingga motor dipilih sebagai alat transportasi utama.
Mencari motor seken di Jakarta juga tidak terlalu. Show room motor seken banyak tersebar di sudut-sudut wilayah Jakarta. Bahkan penjualan rumahan juga banyak. Termasuk membeli motor seken melalui lelang yang kerap digelar di beberapa pertokoan di kawasan Jakarta.
“Motor seken masih bisa diharapkan untuk berusaha.  Bahkan penjualan motor seken masih bisa bersaing dengan motor baru. Namun penjualan motor seken sekarang ini tidak seramai dua atau tiga tahun lalu. Termasuk tahun 2009 penjualan motor seken tetap ramai tetapi tidak seramai dua atau tiga tahun lalu,” kata Rita Handayani, karyawan Cemerlang Motor di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Rita mengatakan, menjual sepeda motor seken lebih cepat berputarnya dibandingkan motor baru. Apalagi motor seken dengan tahun produksi hingga dua tahun lalu atau produksi tahun 2007 – 2008 sangat diminati. Selain itu masalah harga juga menjadi pertimbangan calon pembeli. Walaupun motor baru banyak menawarkan dengan uang muka atau down payment (DP) yang terjangkau.
M Fahmi, pedagang motor seken di kawasan Cempakaputih, Jakarta Pusat, mengatakan, motor seken tetap mempunyai pasar apalagi produsen sepeda motor tidak pernah mengeluarkan produk atau varian yang baru. Selama ini produsen sepeda motor mengeluarkan motor dengan merubah model atau menambah variasi saja.
“Andaikan ada varian baru pun, kami memprakirakan motor seken masih diminati. Soal harga yang menjadi pertimbangan konsumen. Kami melihat penjualan motor seken tahun ini prospektif. Ekonomi membaik bisa mendongkrak penjualan,” kata Fahmi.
Peluang penjualan motor seken itu juga dilihat oleh Alto Lelang yang menjual motor seken melalui lelang. Bahkan Alto Lelang melakukan lelang sepeda motor seken tersebar di hampir seluruh wilayah Jakarta.
Direktur Alto Lelang Sjamsuwardi mengatakan, Alto Lelang setiap menggelar lelang bisa melelang motor seken hingga ratusan unit. Artinya, permintaan motor seken melalui lelang juga semakin diminati. Apalagi konsumen juga mudah mencari motor melalui lelang karena dalam satu lokasi terdapat beraneka macam jenis, merek, dan varian motor seken.
Rita mengatakan, penjualan sepeda motor sempat melonjak penjualannya ketika harga bahan bakar minyak (BBM) melejit lebih dari 50 persen beberapa tahun lalu. Saat itu jualan sepeda motor bekas dan baru seolah bersaing. Walaupun diikuti dengan bunga kredit naik, namun sepeda motor ketika itu banyak dicari karena dianggap lebih hemat dibandingkan alat transportasi lainnya.
Sedangkan Fahmi merasakan penjualan motor seken ini mengalami pasang surut.
Dia mengatakan, selama berjualan motor seken memang penjualan pada dua tahun terakhir jauh merosot dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Dalam dua tahun terakhir penjualan sudah turun hingga 20 sampai 30 persen. Namun usaha motor seken masih bisa diharapkan. Tetapi jualnya juga harus pilih-pilih. Artinya sepeda motor yang dijual usia produksinya tidak lebih dari tiga tahun. Selain itu jual motor seken tidak didikte oleh pabrik. Pedagang menentukan sendiri harga jualnya  sendiri. Margin mau gede atau kecil ditentukan sendiri,” kata Fahmi.
Fahmi mengungkapkan, saat ini rata-rata dalam satu bulan bisa menjual motor seken hingga 15 unit. Padahal tiga atau empat tahun lalu menjual sepeda motor seken sebanyak 30 unit sangat mudah. Hal senada juga dikatakan oleh Rita yang dalam satu bulan rata-rata dapat menjual hingga 15 sampai 20 unit setiap bulannya.
Fahmi dan Rita mengatakan, pada tahun 2010 mengharapkan penjualan dapat meningkat hingga 20 persen. Apalagi harga motor baru beberapa waktu lalu sudah naik. Sementara harga motor seken tidak mengalami kenaikan harga yang tidak terlalu tinggi. Motor seken yang banyak dicari adalah Honda dan diikuti oleh Yamaha. Untuk motor matik, produk Yamaha seperti Yamaha Mio banyak dicari.
Meski menjual motor seken, Fahmi dan Rita mengatakan, tidak asal menjual sepeda motor seken ke konsumen. Kondisi dan kualitas sepeda motor seken yang akan dijual itu tetap diperhatikan. Mereka mengungkapkan, untuk mendapatkan stok dagangan kondisi sepeda motor benar-benar diperhatikan. Semua bagian motor diperiksa satu persatu. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: