Aangsunu's Blog

PLN Terus Menawarkan Listrik Prabayar

Posted by aangsunu on 2 July 2010

Perusahaan Listrik Negara (PLN), termasuk PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang (Disjaya Tangerang) terus menyosialisasikan penggunaan listrik prabayar. Bahkan PLN Disjaya menargetkan pengguna listrik prabayar pada tahun 2010 mencapai 100.000 pelanggan.
Deputy Manager Administrasi Niaga PLN Disjaya Dedi Muhidin mengatakan, penggunaan listrik prabayar terus diperkenalkan kepada konsumen karena listrik prabayar ini lebih praktis. Rumah pelanggan PLN tidak akan didatangi lagi para petugas pencatat meter karena penggunaan listriknya disesuaikan sendiri oleh pelanggan.
“Pelanggan bisa mengatur sendiri biaya pemakaian listrik. Biaya pemakaian listrik itu dihitung berdasarkan kilowatt/hours (Kwh). Harga Kwh itu disesuaikan dengan daya listrik pelanggan. Misalnya listrik 1.300 VA harga Kwh-nya adalah Rp 653. Kalau pelanggan memakai sebulan lima kwh, pemakaian itu dikalikan harga Kwh-nya,” kata Dedi, Jumay (12/2).
Biaya listrik prabayar itu, kata Dedi, hanya dikenakan biaya pemakaian Kwh saja tanpa ada biaya abonemen lagi seperti listrik yang berlaku pada saat ini. Dengan menggunakan listrik prabayar ini biaya bulanan pelanggan akan lebih murah. Termasuk kesalahan mencatat meter tidak akan terjadi karena pemakaian listrik ditentukan sendiri oleh pelanggan.
Voucher isi ulang yang ditawarkan oleh PLN mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 1 juta. Dedi mengatakan, PLN menawarkan voucher hingga Rp 1 juta karena pemakaian listrik prabayar ini juga membidik konsumen menengah ke atas. Voucher itu dapat dibeli di loket-loket pembayaran PLN dan Bank Bukopin, termasuk melalui ATM Bukopin.
Bahkan untuk pemasangan juga lebih murah dibandingkan pemasangan baru konvensional. Dedi mengatakan, pelanggan tidak dikenakan biaya jaminan lagi seperti pemasangan baru yang berlaku pada saat ini. Pelanggan cukup membayar sesuai dengan daya yang dibutuhkan oleh pelanggan. Harga pemasangan baru itu adalah Rp 300/VA. Jika ingin memasang 1.300 VA, pelanggan cukup membayar Rp 390.000. Harga itu diperoleh dari Rp 300 dikalikan 1.300 VA.
“Misalnya pemasangan baru pascabayar untuk listrik 900 VA, pelanggan harus membayar Rp 460.000. Biaya itu termasuk biaya jaminan. Jika memasang prabayar dengan daya yang sama hanya Rp 270.000 karena tidak ada biaya jaminan lagi,” kata Dedi.
Saat ini pelanggan listrik prabayar di PLN Disjaya sudah mencapai 15.000 pelanggan. Pada hari Kamis (11/2) PLN Disjaya melakukan sosialisasi listrik prabayar di rumah susun Dakota RW 11 Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 50 orang mendapatkan penjelasan mengenai listrik prabayar. Sebelumnya listrik prabayar ini juga sudah diperkenalkan di Kepuluan Seribu beberapa tahun lalu. Selain Disjaya Tangerang, PLN Depok juga sudah memperkenalkan listrik prabayar.
“Pelanggan yang ingin pindah menjadi listrik prabayar ini cukup membayar biaya administrasi sebesar Rp 5.500. Pelanggan tidak perlu membayar jaminan alat karena alat itu sudah ditanggung oleh PLN,” kata Dedi.
Sementara itu Humas PLN Disjaya Purnomo mengatakan, mulai tanggal 15 Februari PLN menggelar ekspo atau pameran mengenai listrik prabayar di kantor pusat PLN di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Kegiatan itu akan berlangsung selama dua pekan. (ang)

Keuntungan listrik prabayar :
1. Tidak ada biaya abonemen.
2. Biaya pemasang baru tidak ada tambahan biaya jaminan.
3. Biaya pemasangan Rp 300/VA
4. Pemakaian listrik dihitung berdasarkan pemakaian kilowatt/hours.
5. Tidak ada pencatatan meter oleh petugas PLN.
6. Konsumen bisa menghitung sendiri biaya rata-rata pemakaian listrik/bulan.
7. Bisa diterapkan untuk usaha kost-kostan.
Sumber : PLN Disjaya

Biaya kwh listrik prabayar
900 VA               Rp 613/kwh
1.300 VA            Rp 653/kwh
2.200 VA            Rp 666/kwh
Sumber : PLN Disjaya

3 Responses to “PLN Terus Menawarkan Listrik Prabayar”

  1. Deni mardit said

    kenapa pelayanan di PLN Up marunda tidak siap dan cepat tuk pelayanan pelanggan.

  2. Anton BTS said

    Progam PLN saya anggap bagus dan setujuh , Tp ttg biaya pasang baru Rp 300 X 1300 Va = Rp 390,000,- . Mulai kapan ini berlaku pak ,… ? Sekalian menanyakan soal perubahan daya juga gartis , konsumen bayar adminitaris 5.500 ,- + Token Rp 20.000,- . masalah saya baca info PLN ( Perubahan daya gartis sampai daya 2200 va ) 450 Va – 2200 Va . Intinya saya setujuh apa yang di progamkan PLN kepada Konsumen ( masyarakat ).

  3. aangsunu said

    @Deni : mungkin bia ditanyakan ke PLN terdekat karena itu menjadi program andalan PLN. Trims atas kunjungannya ke blog sya

    @Anton: program ini sudah satu tahun lalu berjalan. Dulu memang sempat dipertanyakan untuk pembelian vouchernya. kabar terbaru voucher bisa dibeli di ATM, dan rata-rata ATM bank pemerintah sudah bisa dipakai untuk beli voucher….Trims atas kunjungan ke blog saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

«
 
%d bloggers like this: