Aangsunu's Blog

Bisnis Kopi dengan Harga Terjangkau Profit Besar

Posted by aangsunu on 12 July 2010

MEMBANTU orang untuk berwirausaha dengan modal terjangkau dengan produk unik. Harga terjangkau profit besar. Inilah visi yang ditawarkan oleh Iwan Agustian, pemilik waralaba Semerbak Coffee Blend.
Kepada Warta Kota, Iwan mengatakan, untuk menjalankan modal ini calon pewaralaba cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp 7 juta. Biaya itu sudah termasuk konter, bahan kopi sebanyak 6 rasa untuk 120 gelas atau cup, media promosi, software keuangan, seragam, dan manual pengoperasian.
Waralaba ini ada yang membedakan dengan waralaba lainnya. Iwan mengatakan, selain tidak memungut biaya franchise dan biaya promosi, Semerbak Coffee Blend juga tidak memakai sistem kontrak untuk kerjasama. Pewaralaba cukup belanja kebutuhan bahan kopi di kantor pusat Semerbak Coffee Blend.
“Ini yang membedakan dari waralaba kami. Kami berpegang pada visi yang kami buat. Kami ingin menciptakan pengusaha baru yang ingin berwirausaha di bidang minuman. Maka kami tidak memungut biaya apapun kepada mitra kami. Termasuk tidak ada kontrak fee. Kami bebaskan kepada mitra untuk bekerja sama dengan kami. Tidak ada batasan bulan bahkan tahun,” ujar Iwan, Selasa (1/9).
Cuman, kata Iwan, untuk mengikatnya para mitra harus belanja bahan kopi di kantor pusat. Termasuk para mitra yang berada di luar Depok atau luar Pulau Jawa, membeli bahan pembuat kopi di kantor yang berada di Jalan Nusantara, Depok itu. Untuk mitra yang berada luar kota bahan pembuat kopi akan dikirim.
Sebelum menjadi mitra, calon mitra bisa mencicipi bahan dari pembuat kopi tersebut. Iwan mengatakan, bagi yang berminat bisa membeli sample yang berisi enam bahan kopi. Sample itu dihargai Rp 50.000. Dalam paket sample itu juga terdapat bagaimana cara membuat dan menyajikan kopi blend. Harga sample itu tidak termasuk ongkos kirim.
“Kami beri kesempatan kepada yang berminat untuk menyoba dulu sebelum memutuskan untuk bermitra dengan kami. Bila cocok, bisa diteruskan untuk bekerja sama dengan membayar uang muka 50 persen. Mengenai lokasi penjualan diserahkan langsung ke mitra. Kami tidak ikut survey. Karena yang tahu lokasi dan seluk beluk pasarnya adalah mitra,” kata Iwan.
Di sisi lain waralaba ini juga bisa memberikan nilai lebih kepada calon mitranya. Misalnya, mitra atau pewaralaba sudah menekuni usaha makanan lainnya, seperti menjual bakso atau somay, bisa menjalankan usaha penjualan minuman kopi ini. Iwan mengatakan, justru dengan menambah jenis usahanya akan menambah daya tarik kepada konsumen. Semerbak Coffee Blend ini bisa melengkapi usaha kuliner yang sudah dipunyai oleh calon mitra.
Menu kopi yang ditawarkan adalah iced cappuccino latte, hazelnot cappuccino latte, tiramisu cappuccino latte, caramel cappuccino latte, vanila cappuccino latte, chocolate cappuccinno latte.
Mengenai harga waralaba terjangkau Iwan selaku pemilik tidak mau main-main dengan kualitas dari bahan dan harga yang ditawarkan oleh para mitranya. Sebagai pengelola, konter yang dibuka oleh para mitra tidak boleh saling berdekatan. Bahkan dalam satu wilayah juga dibatasi tidak lebih dari lima konter.
“Ini demi menjaga kualitas penjualan kopi yang dilakukan oleh para mitra. Juga mengontrol harga jual kopi. Jangan sampai karena mengejar jumlah outlet berdampak pada harga jual kopi. Para pewaralaba saling jor-joran harga. Akibatnya nama kami juga rusak. Ini yang kami jaga benar,” ujar Iwan.
Iwan mengatakan, rata-rata jumlah gelas atau cup yang terjual di pewaralaba yang sudah berjalan bisa mencapai 200 gelas/hari. Harga jual pergelas atau cup mulai dari Rp 7.000 – Rp 10.000. Harga jual itu tergantung dari lokasi dan target konsumen yang akan menjadi pembelinya.
Semerbak Coffee Blend dalam waktu dekat ini akan membuka gerai atau konter baru di kawasan Tangerang, yakni di CBD Ciledug. Konter yang sudah berjalan antara lain di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, Bekasi. Termasuk akan membuka gerai di beberapa pusat belanja di Jakarta. Bahkan usaha ini juga merambah hingga Medan dan  Pekanbaru. Termasuk kota lain yang ada di luar Pulau Jawa. (ang)

Ilustrasi

Investasi awal                                                                              Rp 8.500.000

Penjualan 20 reguler cup/hari @ Rp 7.000
20 x Rp 7.000 x 30 hari                                                         Rp 4.200.000
Penjualan 25 small cup/hari @ 5.000
25 x Rp 5000 x 30 hari                                                           Rp 3.750.000
Pendapatan kotor                                                                      Rp 7.950.000

Pembelian bahan baku kopi reguler
20 x Rp 3.500 x 30 hari                                                         Rp 2.100.000
Pembelian bahan baku kopi small
20 x Rp 2.500 x 30 hari                                                         Rp 1.875.000
Asumsi pembelian bahan baku tambahan
(flavour jam, roll stick)                                                           Rp     300.000
Biaya bahan baku                                                                      Rp 4.275.000

Biaya operasional
Gaji karyawan                                      Rp    600.000
Sewa lokasi                                            Rp 1.500.000
Biaya listrik dll                                    Rp    100.000
Total biaya operasional                                                          Rp  2.200.000

Laba bersih                                                                                   Rp 1.475.000

BEP                              5 – 6 bulan

Sumber : Semerbakcoffee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: