Aangsunu's Blog

Ikon Melawai Muncul Kembali

Posted by aangsunu on 15 July 2010

ALDIRON Plaza di tahun 1980-an merupakan salah satu ikon pusat belanja di Jakarta yang terletak di Blok M, Jakarta Selatan. Kala itu Aldiron Plaza sebagai pusat belanja untuk kelas menengah. Namun keberadaan itu terus memudar hingga tahun 1990-an dengan muncul pusat belanja baru dan tersebar di penjuru sudut Jakarta.
Bahkan Aldiron yang dibangun tahun 1970 itu semakin terpinggirkan akibat kondisi bangunan semakin kumuh. Kondisi itu membuat pengunjung enggan datang ke pusat belanja yang dikelola oleh PD Pasar Jaya itu. Bulan Agustus 2005 pusat belanja itu terbakar yang membuat ikon itu hilang. Tidak hanya itu, kawasan tersebut semakin semrawut dengan munculnya kios pedagang kaki lima.
Di tahun 2006 Aldiron kembali ditata dan dibangun. Termasuk memperbaiki Pasar Melawai, yang berada di belakang Aldiron. Agung Podomoro Group dan PD Pasar Jaya melalui PT Melawai Jaya Realty membangun kembali kawasan bekas Aldiron dan Pasar Melawai itu. Perusahaan itu membangun trade mall dengan nama Blok M Square.
Sunardi Rustandi General Manager Property Management PT Karya Utama Perdana, selaku pengelola Blok M Square, mengatakan, pembangunan Blok M Square ini untuk mempercantik kawasan Blok M. Di pusat belanja ini memakai konsep one stop shooping. Masyarakat dapat mencari semua kebutuhan dalam satu pusat belanja. Serta untuk mengangkat kawasan Blok M sebagai pusat wisata belanja.
“Dulu Blok M sudah cukup dikenal. Bahkan kawasan ini merupakan kawasan yang hidup 24 jam. Di malam hari banyak masyarakat mencari kuliner dengan konsep lesehan. Lesehan ini tidak hanya dikenal di Jakarta saja. Tetapi sudah keluar Jakarta. Termasuk penjualan kue subuh yang dikenal oleh masyarakat Jakarta,” kata Sunardi, Senin (14/12).
Semua pedagang yang berjualan di sekitar bekas bangunan Aldiron dan Pasar Melawai diberikan tempat di Blok M Square. Sunardi mengatakan, mulai dari pedagang emas, sepatu, pakaian, obat, pedagang makanan lesehan, kue subuh, dan lukisan ada di mal ini. Termasuk menampung para pedagang buku kaki lima Kwitang untuk membuka usahanya di pusat belanja tersebut.
Sunardi mengatakan, para pedagang itu diberikan tempat sesuai dengan zonanya. Dia mencontohkan, untuk kawasan di sekitar pusat belanja yang hidup selama 24 jam adalah penjual makanan lesehan, kue subuh, dan pelukis. Mereka ditempatkan di teras Melawai 5. Secara bergantian mereka menggunakan kawasan itu.
“Pukul 02.00 hingga 08.00 pedagang kue subuh memakai tempat itu. Pukul 10.00 – 19.00 para penjual lukisan gantian memakai kawasan itu. Mulai pukul 19.00 – 02.00 giliran pedagang makanan lesehan berjualan,” kata Tatu Hartoyo Senior Manager PT Karya Utama Perdana.
Sunardi mengatakan, di salah satu teras saja pengunjung atau masyarakat termasuk wisatawan dengan mudah mencari makanan. Pelukis yang berjualan di teras Melawai 5 itu juga mempunyai pembeli cukup banyak. Tidak sedikit wisatawan mencari souvenir oleh-oleh berupa lukisan wajah yang dilukis oleh para pelukis itu.
Untuk Blok M Square dengan luas 150.000 meter persegi dan mempunyai 9.300 kios itu tersebar di tujuh lantai. Masing-masing lantai mempunyai zona untuk produk tertentu. Misalnya di basement merupakan tempat para pedagang yang sebelumnya adalah pedagang kaki lima yang ada di sekitar Blok M. Termasuk 200 pedagang buku yang sebelumnya berjualan di Kwitang.
Tatu mengatakan, di tempat ini juga terdapat toko yang merupakan anggota dari Indonesian Fashion Designer Association (IFDA) dan butik yang dimiliki oleh artis. Artis yang mempunyai butik itu antara lain Dhea Imut, Sheza dan Shezi Idris, Kiki Amalia, Delia Ecoutez, dan Puput Melati. Butik artis itu berada di lantai tiga.
Pembukaan kios oleh IFDA dan para artis ini juga menampung keinginan konsumen dari ekonomi menengah ke atas. Tatu mengatakan, harga baju yang ditawarkan itu di atas Rp 500.000 dan baju-baju itu sudah banyak yang membeli. Karena sebelumnya, kata Tatu, para artis itu ingin mengetahui pangsa pasarnya. Ternyata pangsa pasar untuk kategori itu bisa diperoleh dari pusat belanja ini.
Tatu mengatakan, pengelola akan membuka bursa mobil seken di Blok M Square. Bursa mobil seken ini direncanakan akan dibuka di bulan Januari 2010. Sehingga di trade mall ini semuanya kebutuhan dapat dicari dalam satu gedung. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: