Aangsunu's Blog

Bisnis Air Isi Ulang Masih Menjanjikan

Posted by aangsunu on 16 July 2010

BISNIS air minum isi ulang masih menarik meski persaingan antar depo isi ulang semakin marak seperti pantauan Warta Kota, Selasa (19/1).  Usaha itu masih menarik karena adanya selisih harga yang cukup banyak dengan air isi ulang dalam kemasan bermerek.
Beberapa pemilik depo isi ulang mengatakan, saat ini jumlah depo isi ulang terus bertambah. Bahkan jarak antar depopun tidak jauh karena hanya hitungan ratusan meter muncul dua depo. Ini berbeda dengan kondisi tujuh tahun lalu yang jumlah depo masih terbatas.
“Sekarang ini jumlah usaha ini semakin banyak. Apalagi minum adalah kebutuhan utama. Di sisi lain harga air isi ulang ini lebih murah dibandingkan merek kemasan. Termasuk untuk memulai bisnis ini juga tidak memerlukan modal besar,” kata Rahmat, pemilik depo air isi ulang di kawasan Pondokbambu, Jakarta Timur.
Rahmat mengatakan, harga untuk isi ulang satu galon adalah Rp 4.000/galon. Harga itu lebih murah dibandingkan merek berkemasan yang harganya antara Rp 10.000 dan Rp 11.000/galon. Rahmat yang telah menjalani usahanya itu selama lima tahun dalam satu hari bisa melayani pengisian galon rata-rata 10 hingga 15 galon.
Viktor, pemilik depo di Tebet, Jakarta Selatan, mengatakan, saat ini usaha depo isi ulang masih bisa dipertahankan meski persaingannya semakin banyak dan juga bersaing dengan distributor atau agen isi ulang bermerek. Dia mengatakan, dalam radius sekitar satu km jumlah depo sudah bertambah dari empat depo menjadi delapan depo.
“Soal harga juga tidak bisa mahal. Saat ini saya menjualnya dengan harga Rp 3.500/galon. Kalau melihat jumlah penjualan memang ada penurunan. Tetapi penurunan itu tidak terlalu banyak karena masalah kebutuhan air masih kebutuhan utama. Pelanggan juga tidak hanya rumahan saja, tetapi juga warung makan,” kata Viktor.
Mereka mengatakan, saat ini untuk berusaha atau membuka depo isi ulang juga tidak terlalu mahal. Kedua pengusaha itu mengatakan, saat ini rata-rata dengan modal Rp 35 juta sudah bisa membuka usaha air isi ulang ini. Juga untuk pasokan air isi ulang tidak sulit  dan pasokan itu banyak diambil dari kawasan Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat.
Rahmat mengatakan, saat ini untuk satu truk tangki berkapasitas 8.000 liter rata-rata dibandrol dengan harga Rp 400.000. Harga air itu tergantung juga dari jarak pengiriman. Mungkin semakin jauh, harga pengiriman itu mahal. Dia mengatakan, air isi ulang yang dipakai usahanya masih menggunakan air dari mata air penggunungan.
“Kami pakai air mata air langsung. Tidak menggunakan PDAM atau air tanah. Kami sudah punya langganan sendiri. Karena sudah cukup lama berusaha kami bisa melihat mana air dari PDAM dan air dari mata air,” kata Viktor. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: