Aangsunu's Blog

Jabodetabek Siap Dengan Siaran Digital

Posted by aangsunu on 16 July 2010

SIARAN televisi digital di Jabodetabek sudah siap dilaksanakan karena 92 persen masyarakat Jabodetabek menyaksikan siaran televisi digital. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Universitas Indonesia beberapa waktu saat uji coba siaran digital di Jabodetabek.
Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Depkominfo Bambang Subiyantoro mengatakan, untuk melakukan uji coba itu menyebar sebanyak 3.000 unit set top box untuk menangkap siaran digital di Jabodetabek. Dari jumlah itu sekitar 1.000 dijadikan sampel untuk uji coba pelaksanaan siaran digital.
“Dari sampel itu menunjukkan masyarakat siap untuk menerima siaran digital. Dari hasil survei itu menggambarkan bahwa siaran digital sudah bisa dilaksanakan di Jabodetabek. Nanti kami juga akan menyurvei di Bandung dan Batam,” kata Bambang, di Jakarta, Kamis (21/1).
Dalam survei itu, kata Bambang, juga melihat harga yang diinginkan konsumen untuk membeli set top box. Dia mengatakan, harga yang diinginkan pemerintah untuk alat itu adalah Rp 225.000. Namun dalam survei itu masyarakat masih mau membeli alat itu di harga antara Rp 300.000 dan Rp 320.000.
Dalam uji coba itu, kata Bambang Heru Tjahjono Staf Senior Bidang Broadcasting dan New Media BPPT, tidak hanya sekedar melihat kesiapan dari masyarakat terhadap siaran digital. Tetapi survei itu juga untuk mengetahui jangkuan dari siaran digital tersebut. Siaran digital ini bisa membuat efisiensi kanal dan tidak perlu memakai power yang besar.
Direktur PT Konsorsium Televisi Digital Indonesia Supeno Lembang mengatakan, siaran televisi digital tidak hanya sekedar menyaksikan siaran televisi belaka. Dalam siaran digital juga bisa mengembangkan content provider (CP) karena siaran digital ini merupakan siaran konvergensi. Dalam chip yang terpasang di set top box itu sangat memungkinkan orang tidak hanya menonton televisi, tetapi juga bisa bermain game.
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI melalui Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI Hazairin Sitepu juga mengaku siap untuk siaran digital ini meskipun sebagian besar peralatan TVRI masih analog. Dia mengatakan, saat ini TVRI juga mulai melakukan investasi untuk mengantisipasi siaran digital tersebut. Termasuk juga akan melakukan pendataan ulang terhadap menara TVRI yang berjumlah 376 tower. Semua tower itu tidak semuanya dipakai untuk siaran digital.
Industri penyedia televisi juga siap terhadap siaran digital itu. Direktur Penjualan PT LG Electronics Indonesia Budi Setiawan mengatakan, 50 persen dari total varian LG yang dijual di Indonesia sudah bisa mengadopsi atau menangkap siaran digital, seperti televisi dan LCD. Namun LG tidak berniat memproduksi set top box.
“Meskipun LED LCD TV harganya masih mahal. Tetapi itu juga akan berpengaruh pada volume. Bila volume penjualan bertambah, tentu harga juga akan turun,” kata Budi.
Namun untuk perpindahan siaran dari analog ke digital di Indonesia akan dilakukan secara bertahap. Bambang Heru Tjahjono mengatakan, masalah ekonomi juga mempengaruhi  penggunaan siaran analog ke siaran digital. Dia mengatakan, kesiapan penggunaan siaran digital itu tidak bisa disamaratakan ke seluruh Indonesia.
“Masalah ekonomi ini adalah daya beli masyarakat. Maaf, sampai saat ini masih ada yang belum bisa membeli televisi biasa. Makanya kesiapan siaran digital itu tidak bisa disamaratakan. Misalnya Jabodetabek, Bandung, dan Batam sudah siap, belum tentu daerah lain siap. Diperkirakan siaran digital akan siap secara keseluruhan di tahun 2018,” kata Bambang Heru Tjahjono.
Set top box adalah sebuah perangkat tambahan untuk menerima sinyal digital yang dipancarkan oleh sistem digital yang kemudian diubah ke dalam sinyal analog agar dapat ditampilkan pada monitor TV analog.
Siaran televisi digital atau penyiaran digital sendiri merupakan jenis siaran televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.
Siaran digital mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan siaran analog. Keuanggulan tersebut meliputi tahan terhadap efek interferensi, kualitas gambar yang lebih baik, tidak ada noise, bayangan, interaktif, EPG (electronic program guide) yang menampilkan jadwal acara sampai beberapa hari ke depan, dan penerimaan yang lebih jelas ketika bergerak (mobile). (ang)

2 Responses to “Jabodetabek Siap Dengan Siaran Digital”

  1. rey said

    nice info

  2. aloysius said

    thanks rey atas kunjungannya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: