Aangsunu's Blog

Apa Kabar Rusunami di Timur Jakarta

Posted by aangsunu on 19 July 2010

SEJAK dicanangkan pembangunan 1.000 tower rumah susun di tahun 2007,  beberapa kawasan mulai disulap menjadi rumah susun bersubsidi atau dikenal dengan istilah rusunami. Termasuk di kawasan Jakarta Timur. Seperti di kawasan Cakung Timur dan kawasan Pondokbambu.
Di kawasan Cakung Timur, rusunami dibangun di kawasan Kota Baru Perumnas dengan nama Sentra Timur Residence. Rusunami ini satu kompleks dengan rusun sewa Seruni, yang sudah berdiri lebih dahulu. Sejak dicanangkan tahun 2008, satu tower di Sentra Timur Residence itu sudah terlihat berdiri. Rencananya tanah seluas lebih dari 2,8 hektar itu akan berdiri 11 tower.
Bagunan 11 tower itu akan memiliki jumlah unit hingga 4.500 unit. Sebagai tahap awal pembangunan rusunami itu akan dibangun sebanyak 6 tower dengan jumlah unit sebanyak 2.500 unit. Keenam tower ini dibangun dengan jumlah lantai antara 20 sampai 24 lantai.
Dari pantauan Warta Kota, satu tower yang dibangun oleh PT Bakrieland Development itu mulai terllihat ujud fisiknya. Sebagai tahap awal pengembang dari rusunami itu, PT Bakriland Development,  mengeluarkan investasi hingga Rp 280 miliar. Sementara sisanya akan dibangun kembali dalam waktu lima tahun mendatang dengan nilai investasi yang hampir sama.
Mengenai harga jual di rusunami itu tidak mengalami kenaikan. Harga rusunami itu dijual mulai dari Rp 86 juta untuk tipe terkecil. Sedangkan unit termahal mencapai Rp 114 juta. Tidak berubahnya harga itu sudah ditekankan oleh pihak Perumnas, selaku pemilik tanah, dan Bakrieland.
Ketika itu Kamal Kusmantoro, Pelaksana Harian Direktur Utama Perum Perumnas, mengatakan Perumnas tidak akan menaikan harga rumah  karena pembangunan rusunami ini berkaitan dengan rencana pemerintah untuk membangun 1.000 tower. Meskipun pada saat pencanangan itu harga bahan bangunan sedang melambung tinggi. Seperti harga besi yang naik cukup tinggi.
Tidak naiknya itu juga dipertegas oleh Hiramsyah S Thaib,  Presiden Direktur & CEO PT Bakrie Land Tbk, ketika hadir pencanangan pembangunan rusunami itu. Saat itu Hiramsyah mengatakan, pengembang tidak akan mengejar atau mencari profit yang besar dengan pembangunan rusunami ini. Meskipun untuk membangun keenam tower itu mengeluarkan investasi hingga Rp 280 miliar. Sementara sisanya akan dibangun kembali dalam waktu lima tahun mendatang dengan nilai investasi yang hampir sama.
“Kami tidak akan mengejar profit untuk pembangunan rusunami ini. Maka harga rumah ini antara Rp 86 juta sampai Rp 144 juta. Dengan tidak naiknya harga itu diharapkan para konsumen atau masyarakat yang saat ini berdiam di pinggiran Jakarta mau pindah ke tempat ini. Dampak lainnya diharapkan dapat  menekan biaya transportasi yang dikeluarkan oleh masyarakat yang saat ini tinggal di pinggiran kota Jakarta,” ujar Hiramsyah saat itu.
Selain di Cakung, di kawasan Pondokbambu juga diincar untuk pendirian rumah susun. Lokasi ini berada di Jalan Pahlawan Revolusi, Pondokbambu. Rumah susun yang akan dibangun di tempat itu direncanakan memiliki dua tower  dengan jumlah lantai sebanyak 18 sampai 20 lantai.
Menurut salah seorang staf marketing Casablanca East Residence, nama rumah susun itu, pembangunan tower itu akan dimulai di bulan Maret mendatang. Sampai saat ini unit yang sudah terpesan sudah mencapai 65 persen. Rusun itu menawarkan unit terkecil adalah tipe 21 dengan harga jual sebesar Rp 110 juta. Sementara harga tertinggi dijual dengan harga Rp 144 juta,  yaitu tipe 34. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: