Aangsunu's Blog

Sun Terus Fokus di 4S

Posted by aangsunu on 26 July 2010

SUN Microsystems tetap fokus pada empat bidang utamanya, yakni storage, services, systems, dan software atau 4S. Di Indonesia, melalui PT Sun Microsystems Indonesia, tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi informasi saja, tetapi juga akan terus mensosialisasikan open document format sebagai bagian dari open teknologi atau open source.
“Ini sangat berkaitan salah satu fokus dari empat bidang utama Sun Microsytems. Sun akan berupaya untuk memaksimalkan penggunaan open source ini. Untuk itu Sun mempunyai salah satu program nasional yang bernama Java Education Network Indonesia atau disingkat JENI. Dengan pengembangan ini maka open source di Indonesia akan terus berkembang,” kata Wibisono Gumulya, Presiden Direktur PT Sun Microsystems Indonesia, di Bogor.
Sistem open source ini, lanjut Wibisono, mempunyai dua segmen. Pertama adalah kelompok komunitas yang mempunyai waktu banyak namun keuangan terbatas. Pada kelompok salah satu adalah mahasiswa. Dia menilai banyak mahasiswa yang dapat mengembangkan dan menggunakan open source. Oleh kelompok hasil yang dikreasikan melalui penggunaan open source tersebut sangat banyak.
Kelompok kedua adalah kelompok komunitas yang tidak mempunyai waktu banyak namun memiliki dana yang tidak terbatas. Salah satunya, kata Wibisono, adalah perusahaan. Perusahaan membutuhkan aplikasi yang mudah namun waktu untuk membuat atau mengembangkan aplikasi itu tidak banyak. Ini dapat diserahkan kepada tim dari Sun Microsystems.
Wibisono mengungkapkan, untuk mengembangkan sistem yang terbuka seperti Java dan Solaris itu, Sun setiap tahun melakukan investasi dibidang riset dan pengembangan. Setiap tahun paling investasi di riset dan pengembangan mecnapai 2 miliar dolar AS. Meski nilai investasi untuk mengembangkan suatu sistem sangat besar, tidak menghalangi Sun untuk menjadi sistem itu dijadikan open source.
Andre Wenas, Direktur Teknologi Sun Microsystems South Asia, mengatakan, pengguna open source Solaris secara global terlihat adanya pertumbuhan. Solaris diperkenalkan di tahun 2005 dan hingga pertengahan tahun 2008 jumlah pengguna Solaris sudah mencapai 11,5 juta orang. Dengan sistem open source ini Solaris dapat terus dikembangkan.
Di Indonesia, Sun juga menunjukkan market share yang terus tumbuh. Salah satunya adalah server x64 yang bagian dari empat bidang Sun, yakni systems. Untuk server ini, kata Wibisono, mempunyai market share hingga 50 persen terutama untuk server Unix. Dia mengatakan, server Unix merupakan spesialisasi dari Sun. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: