Aangsunu's Blog

Laba Bersih Naik 36 Persen

Posted by aangsunu on 20 July 2012

PT Bank Danamon Indonesia Tbk mengumumkan laba bersih setelah pajak konsolidasian sebesar Rp 2 triliun pada semester pertama tahun 2012, atau naik 36 persen dari Rp 1,473 triliun pada semester pertama tahun 2011.
“Di tengah perekonomian domestik yang relatif stabil, kami mampu menghasilkan pertumbuhan yang kuat di semua segmen bisnis kami di semester pertama tahun ini. Hal ini jelas menandakan kuatnya perekonomian Indonesia pada paruh pertama tahun ini, meskipun adanya tekanan dari ekonomi global,” kata Henry Ho , Presiden Direktur Danamon.
Pada akhir Juni 2012, total kredit Danamon mencapai Rp 110 triliun, naik 19 persen dari Rp 93 triliun setahun yang lalu. Pertumbuhan kredit yang positif ini didorong oleh pertumbuhan di segmen kredit mass market yang mencakup kredit kepada nasabah wirausahawan kecil (self-employed mass market), kredit kepemilikan kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga (durable goods), dan pembiayaan syariah beragunan emas.
Kredit di segmen mass market ini tumbuh sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 64 triliun sampai dengan tanggal 30 Juni 2012, dan berkontribusi sebesar 58 persen kepada total portofolio kredit Danamon.
“Unit perbankan mikro kami, Danamon Simpan Pinjam secara aktif berkembang ke sektor yang berpotensi, seperti baru-baru ini meraih hasil yang menjanjikan pada sektor agribisnis,” kata Vera Eve Lim , Chief Financial Officer dan Direktur Danamon.
Kredit dari segmen Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Komersil (Small Medium Enterprises and Commercial/SMEC) mencatat pertumbuhan sebesar 20 persen dibandingkan tahun lalu menjadi Rp 28 triliun, atau 25 persen dari total portofolio kredit Danamon.
Sementara itu, pembiayaan alat-alat berat yang disalurkan oleh unit bisnis ABF (Assets Based Financing) Danamon tumbuh sebesar 64 persen menjadi Rp 5,6 triliun. Sementara itu, kredit dari segmen korporasi tumbuh 13 persen menjadi Rp 13 triliun, dan trade finance Danamon naik 55 persen menjadi Rp 6,5 triliun.
“Pertumbuhan kredit kami di enam bulan pertama 2012 juga disertai kualitas aset yang terjaga. Rasio non-performing loans (NPL) turun menjadi 2,5 persen dari 2,9 persen pada akhir Juni 2011,” kata Vera.
Dalam bisnis pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance tercatat pertumbuhan sebesar 26 persen menjadi Rp 44 triliun atau 40 persen dari total kredit Danamon. Pertumbuhan ini diraih oleh hubungan erat Adira Finance dengan para dealer dan nasabah serta penerapan pengelolaan risiko secara prudent.
“Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga Danamon tumbuh sebesar 14 persen mencapai Rp 111 triliun,” kata Vera.
Giro (curent accounts) tumbuh 35 persen sementara tabungan (savings accounts) tumbuh 13 persen sehingga masing-masing menjadi Rp 14 triliun dan Rp 24 triliun.
Secara keseluruhan, giro dan tabungan (CASA) tumbuh sebesar 20 persen menjadi Rp 37 triliun, sementara deposito tumbuh sebesar 7 persen menjadi Rp 56 triliun. Sampai dengan tanggal 30 Juni 2012, rasio kredit terhadap total pendanaan (loan to total funding ratio) berada di posisi 84,4 persen dibandingkan 91,3 persen pada tahun lalu, dan rasio kredit terhadap total dana pihak ketiga (loan to deposit ratio) mencapai 97,1 persen dari 99,0 persen di tahun sebelumnya.
Selain mencatat pertumbuhan kredit yang kuat, fee income atau pendapatan non bunga Danamon secara year-on-year tumbuh 23 persen menjadi Rp 2,2 triliun, sampai akhir Juni 2012 yang disebabkan oleh kenaikan pos-pos pendapatan terkait penyaluran kredit dan pendapatan-pendapatan dari bisnis Bancassurance. “Pendapatan terkait penyaluran kredit telah tumbuh 21 persen mencapai Rp 1,6 triliun, sejalan dengan pesatnya pertumbuhan kredit Danamon,” kata Vera.
Dengan pertumbuhan laba bersih yang sehat, return of average asset (ROAA) Danamon tercatat sebesar 2,8 persen, dan return on average equity (ROAE) mencapai 16,4 persen. Selain itu, sampai 30 Juni 2012, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) konsolidasian Danamon naik menjadi 18,8 persen dari 14 persen pada tahun lalu, sementara standalone CAR naik menjadi 18,1 persen dari 12,1 persen tahun lalu.
“Kami memiliki jaringan distribusi nasional yang luas, dan dengan memanfaatkan permodalan yang kuat, 54 cabang konvensional telah dibuka pada 12 bulan terakhir sampai akhir Juni 2012, sehingga total cabang konvensional menjadi 526 cabang. Pada periode 12 bulan yang sama, kami juga telah membuka 49 unit DSP serta 87 cabang dan outlet Adira Finance,” kata Vera.
Vera mengatakan, dalam 12 bulan terakhir Danamon juga menambah 227 mesin ATM dan 47 mesin penyetoran tunai (cash deposit machine/CDM) sehingga total mesin ATM Danamon menjadi 1.314 unit dan total mesin CDM menjadi 50 unit. Selain itu, memasuki bulan Ramadan, untuk antisipasi meningkatnya permintaan pembiayaan beragunan emas berbasis syariah, Danamon juga sudah mempunyai 139 unit Solusi Emas Syariah Danamon. (ang)

2 Responses to “Laba Bersih Naik 36 Persen”

  1. Panama said

    ¡ Differentiate customers in terms of (1) their needs and (2) their value to your company.

  2. it’s glad to read this post! i like it. lista de emails lista de emails lista de emails lista de emails lista de emails

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: