Aangsunu's Blog

Sanitari Seken Masih Jadi Alternatif

Posted by aangsunu on 10 August 2012

PARA pedagang kloset seken di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, mengaku penjualannya belum terangkat kembali. Mereka mengaku menurunnya penjualan ini juga dipengaruhi turunnya daya beli masyarakat. Meskipun lokasi itu masih menjadi pilihan masyarakat untuk mencari perlengkapan sanitari seken di Jakarta.
Pantauan Warta Kota, Jumat (7/11), menunjukkan, meski hujan mulai kerap turun di Jakarta tidak menyurutkan para pedagang untuk membersihkan perlengkapan sanitari seken sebelum dijual. Pekerjaan itu dilakukan oleh para karyawan dengan memakai air yang dicampur bahan kimia. Tujuan untuk membersihkan kloset atau wastafel seken yang baru saja dibeli oleh para pedagang.
Bahkan sejak jalur busway dibangun, yang berdampak calon pembeli sulit mendapatkan parkir, juga tidak mengurangi minat masyarakat untuk mendatangi kawasan itu. Banyak jumlah pedagang itu membuat calon konsumen dengan mudah memilih kloset atau wastafel seken. Para pedagang itu mulai terlihat di ujung Jalan Pariaman hingga ke tikungan yang mengarah ke Pasar Rumput.
Odos, pedagang perlengkapan sanitari seken, mengatakan, penjualan semakin turun dengan masuk perlengkapan sanitari asal China. Dia mengatakan, untuk menjual hingga dua unit kloset atau wastafel dalam satu hari tidaklah mudah pada saat ini. Saat ini rata-rata hanya dapat menjual sebanyak tiga unit dalam waktu sepekan.
“Ya sekarang seperti ini kondisinya. Dulu menjual hingga dua unit masih mudah. Sekarang seperti ini sangat susah. Sekarang ini yang penting modal berputar dan kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi. Selain itu juga dengan berjualan ini, juga memberikan pekerjaan kepada yang lain. Seperti membersihkan dan memperbaiki kloset atau wastafel seken sebelum dijual,” ujar Odos yang ditemui di kiosnya yang berukuran mungil itu.
Menurut para pedagang di tempat itu, perlengkapan sanitari seken itu dibeli juga sangat selektif. Para pedagang mengatakan, tidak semua kondisi perlengkapan sanitari itu dibeli. Mereka melihat kondisi perlengkapan sanitari itu apakah masih layak dijual kembali atau tidak. Jika tidak layak dijual kembali, para pedagang enggan untuk membelinya karena tidak merugikan konsumen.
“Kami tetap selektif dalam membeli perlengkapan seken itu. Kalau dalam kondisi sangat rusak, tidak akan kami beli. Kalau hanya ada pecah kecil masih bisa kami terima dan diperbaiki. Yang penting kami tetap menjaga kualitas kloset dan wastafel yang akan kami jual ke konsumen. Harga di sini bisa jadi alternatif karena harga yang sangat murah dibandingkan membeli baru,” ujar seorang pedagang.
Odos mengatakan, perlengkapan sanitari itu dijual mulai dari harga Rp 150.000. Misalnya wastafel ukuran kecil berbahan seperti alumunium mulai dijual dengan harga Rp 150.000. Kloset duduk merek Toto dibandrol dengan harga Rp 475.000. Harga itu jauh lebih murah hingga 50 persen lebih dibandngkan membeli baru.
“Barang-barang juga kami dapat dari rumah yang akan dibongkar. Atau mendapatkan barang dari renovasi hotel atau apartemen. Jadi kualitas masih dapat dijaga,” ujar Odos. (ang)

One Response to “Sanitari Seken Masih Jadi Alternatif”

  1. Eco Roll Tissue Dispenser (Unit Penyedia Tissue Roll) Unit penyedia tissue ini sangat elegan berada pada washtafel anda, lebih higienis dan hemat dalam pemakaian. Dengan panjang tissue 300 m per roll 2 ply dan dilengkapi perforasi, akan mengatasi keluhan pelanggan karena tissue habis. Disamping warna tissue yang putih, tissue ini menggunakan materi bahan baku 100 % virgin pulm yang lembut dan mudah lumat dalam air sehingga tidak menyebabkan sanitari anda tersumbat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: