Aangsunu's Blog

  • October 2012
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  

Epson Tingkatkan Pangsa Pasar

Posted by aangsunu on 1 October 2012

PT Epson Indonesia ingin memperbesar pangsa pasar printer di Indonesia pada tahun 2013. Saat ini pangsa pasar yang sudah diambil hingga bulan Juni 2012 sudah mencapai 32 persen.
Hirasaki Michiya, Presiden Direktur PT Epson Indonesia, mengatakan, target pada tahun depan diharapkan pangsa pasarnya bisa meningkat menjadi 40 persen. Salah satu strategi untuk meningkatkan pangsa pasar itu menambah produk baru yang ditawarkan ke pasar.
Hirasaki mengatakan, meluncurkan produk baru itu tidak hanya sekadar menambah pilihan printer ke masyarakat. Tetapi juga menambah segmen yang akan diincar oleh Epson.
Target baru yang akan diincar adalah konsumen SOHO (small office home office), UMKM menengah ke atas, dan korporasi.
“Korporasi menjadi target baru kami. Meski pangsa pasar itu tidak sebanyak di bawah kelas SOHO, namun bisa meningkatkan pangsa pasar kami. Ini menjadi strategi kami untuk meningkatkan pangsa pasar,” kata Hirasaki di sela-sela peluncuran 4 printer baru Epson baru-baru ini.
Husni Nurdin, Deputy Country Manager PT Epson Indonesia, mengatakan, saat ini total produksi printer Epson di Indonesia mencapai 13 juta unit per tahun.
Dari jumlah 5 persen di antaranya untuk pasar Indonesia. Sisanya untuk pasar ekspor seperti ke Eropa yang mencapai 40 persen, dan Jepang serta Amerika Serikat masing-masing 40 persen.
“Dari jumlah produksi itu, printer L Series menjadi produk yang primadona. Pangsa pasar ini mencapai 2,2 juta unit per tahun. L Series merupakan printer model ink jet, dan model ini juga menjadi primadona di Indonesia. Pertumbuhannya setiap tahun rata-rata mencapai 10 persen,” kata Husni.
Husni mengatakan, meski printer L Series menjadi primadona, printer model dot matrik masih mendominasi pasar. Hingga saat ini printer model dot matrik masih menguasai pasar hingga 95 persen.
“Printer ini masih banyak digunakan oleh perkantoran. Seperti bagian audit, serta mencetak yang menggunakan kertas karbon. Secara suara printer ini termasuk berisik. Tapi tetap masih banyak dibutuhkan,” kata Husni.
Untuk printer L Series, kata Husni, kontribusi yang diberikan dari printer model itu terbagi menjadi tiga model sejak diluncurkan kali pertama tahun 2010. L Series 100 memberikan kontribusi penjualan sebanyak 45 persen, kemudian L Series 300 menyumbangkan penjualan 50 persen.
PT Epson meluncurkan empat model L Series baru, yakni L Series 110, L Series 210, L Series 300, dan L Series 350. “Munculnya produk baru maka L Series 100 dihentikan produksinya. Secara perlahan produk itu tidak akan ada di pasar lagi. Tentu produk baru ini punya kemampuan cetak yang lebih cepat,” kata Husni. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: