Aangsunu's Blog

  • October 2013
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  

PT Charoen Pokphand Indonesia Dapat Pinjaman 500 juta Dolar AS

Posted by aangsunu on 22 October 2013

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), perusahaan poultry terbesar di Indonesia, menandatangani fasilitas pinjaman sindikasi dengan 20 bank senilai setara 500 juta dolar AS untuk menopang pertumbuhan bisnis di semua lini usaha, Senin (21/10/2013).
Bank-bank yang menandatangani persetujuan fasilitas pinjaman sindikasi antara lain Citi; DBS Bank Ltd. / PT Bank DBS Indonesia; PT Bank ANZ Indonesia; Sumitomo Mitsui Banking Corporation; PT Bank International Indonesia (BII) Tbk-Maybank; Rabobank International; Aozora Asia Pacific Finance Limited; Emirates NBD PJSC, Singapore Branch.
Ini merupakan pinjaman sindikasi ketiga dan terbesar setelah krisis ekonomi terjadi di Asia pada tahun 1998. Fasilitas pinjaman itu adalah unsecured basis (tidak ada aset perusahaan yang dijaminkan) yang terdiri dari 325 juta dolar AS dan Rp 2 trilliun dan meliputi 2 tranche.
Fasilitas pertama: amortizing term loan facility senilai 130 juta dolar AS dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan Rp 800 miliar dalam mata uang rupiah dengan jangka waktu pengembalian 5 tahun
Fasilitas kedua: revolving credit facility senilai 195 juta dolar AS dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan Rp 1,2 triliun dalam mata uang rupiah Indonesia dengan jangka waktu pengembalian 3 tahun dan mempunyai 2 tahun opsi perpanjangan dengan diskresi dari kreditur.
Ada beberapa alasan mengapa CPIN menggalang pinjaman sindikasi ini. Pertama, pinjaman sindikasi yang baru ini akan digunakan untuk mengamankan sebagian besar dari kebutuhan pendanaan perusahaan dalam pertumbuhan usaha untuk 5 tahun ke depan.
Pinjaman sindikasi ini akan membayar kembali semua outstanding pinjaman perbankan perusahaan.
Kedua, pinjaman sindikasi ini dikenakan bunga pinjaman baru yang lebih murah sehingga terdapat penghematan biaya bunga. Pinjaman baru ini juga memperpanjang profil umur pinjaman perusahaan.
Untuk menunjang pertumbuhan usaha perusahaan, CPIN akan meningkatkan kapasitas produksi di semua lini usaha CPIN, yakni pakan ternak, day old chick (DOC) dan daging ayam olahan.
Kunardy Lie, Managing Director, Head of Citi Indonesia’s Corporate & Investment Banking, menilai kinerja positif CPIN dalam beberapa tahun terakhir berhasil memikat para kreditur yang tergabung dalam sindikasi. “Respon dari bank-bank peserta sindikasi cukup positif sehingga terjadi oversubscription. Akhirnya, CPIN memutuskan untuk memperbesar jumlah fasilitas dari setara 400 juta dolar AS menjadi setara 500 juta dolar AS,” ujar Kunardy.
Sementara, Dani Prabawa, Managing Director dan Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia (DBSI), menyambut baik sindikasi ini mengingat kepercayaan yang diberikan oleh Bank-bank peserta sindikasi lainnya terhadap ekonomi Indonesia secara umum dan juga terhadap performa CPIN khususnya. (ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: