Aangsunu's Blog

  • February 2015
    M T W T F S S
    « Jun   Feb »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    232425262728  

Melihat Pelayanan Rumah Sakit di Negeri Jiran (1): Biaya Dokter dan Obat Tidak Berbeda

Posted by aangsunu on 20 February 2015

NAYA kecewa dengan tindakan medis yang diberikan kepada neneknya saat berobat di salah satu rumah sakit di Indonesia.
Nenek menderita tumor di bagian kepala sehingga menekan bagian otak bagian belakang. Ketika dibawa ke rumah sakit, dokter hanya memberikan tindakan agar cairan di kepalanya keluar. Sementara tumor tidak diangkat.
Tanpa ada rasa empati, dokter yang menangani hanya memberikan alasan usia sehingga tidak perlu dilakukan pembedahan. Meski cairan dapat dikeluarkan, neneknya tidak bisa beraktivitas.
“Saya putuskan membawa ke dokter lain untuk mendapatkan second opinion. Setelah mencari informasi, saya coba bawa ke sini (Sunway Medical Center),” kata Naya kepada wartawan di Rumah Sakit Sunway Medical Center, Bandar Sunway, Selangor, Malaysia, beberapa waktu lalu.
Setelah observasi, dokter memutuskan untuk mengangkat tumor tersebut. Naya mengatakan, dokter di sini juga mempertanyakan kenapa penyebab sakit tidak diangkat.
“Dalam waktu tujuh hari setelah operasi, nenek saya sudah dapat beraktivitas. Sebelumnya hanya bisa tidur dan duduk saja,” kata Naya.
Rumah sakit di Malaysia, baik di Kuala Lumpur, Selangor, dan Penang menjadi pilihan warga Indonesia untuk berobat dan memeriksa kesehatan atau general check up.
Naya mengatakan, biaya operasi yang di Malaysia sama dengan biaya operasi yang di Indonesia. Untuk biaya bedah dan perawatan menghabiskan biaya lebih kurang 60.000 ringgit atau setara Rp 210 jutaan.
Sedangkan Mira, asal Surabaya, yang sudah lama menetap di Malaysia, mengatakan, tindakan medis di rumah sakit Malaysia berbeda dengan rumah sakit di Indonesia.
Mira mengatakan, ketika membawa ayahnya untuk menjalani pemeriksaan dan tindakan medis, ia dan keluarga ingin memakai kamar VIP agar semua keluarga bisa menunggu bersama.
Ketika pengajuan rawat inap itu disampaikan ke dokter yang menangani ayahnya menyarankan agar tidak memakai kamar VIP. Tetapi mengarahkan memakai kamar kelas IV. Agar lebih mudah diawasi oleh perawat.
“Dokternya mengatakan biaya dokter dan obat sama saja. Baik dirawat di VIP maupun di kelas IV. Yang membedakan biaya kamar saja. Ini sangat berbeda kalau di Indonesia,” kata Mira.
          Diatur pemerintah
Dokter P Kannappan, Spesialis Obstetrician, Gynaecologist, dan Fertility, mengatakan, pemerintah Malaysia  mengatur dan mengawasi biaya dokter yang praktik di Malaysia dengan membuat batasan maksimal.
Kannappan menyebutkan batasan maksimal biaya dokter adalah 250 ringgit atau setara Rp 890.000-an.
“Itu batas tertinggi. Sedangkan terendah diserahkan masing-masing dokter. Yang terpenting batas maksimal sudah ada dalam peraturan dan tidak boleh dilanggar,” kata Kannappan. (ang)

One Response to “Melihat Pelayanan Rumah Sakit di Negeri Jiran (1): Biaya Dokter dan Obat Tidak Berbeda”

  1. […] ini, Malaysia dan Singapura menjadi pilihan warga Indonesia untuk berobat, baik melakukan pemeriksaan dan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: